Integrasi Kearifan Lokal Sumatera Utara Dalam Pembelajaran Tematik Sebagai Upaya Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Keywords:
Kearifan Lokal, Sumatera Utara, Pembelajaran Tematik, Profil Pelajar PancasilaAbstract
Fenomena terkikisnya nilai-nilai luhur daerah akibat arus globalisasi menjadi latar belakang utama perlunya pendekatan etnopedagogi yang inovatif di sekolah dasar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memetakan strategi integrasi kearifan lokal Sumatera Utara dalam pembelajaran tematik sebagai instrumen penguatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dengan menggunakan metode studi kepustakaan (library research) terhadap 40 literatur ilmiah yang relevan, penelitian ini menyintesis data ke dalam empat pilar utama: kebijakan, nilai filosofis, inovasi media, dan implementasi praktis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan kearifan lokal seperti filosofi Dalihan Na Tolu, tradisi lisan, hingga simbolisme arsitektur efektif dalam mengonkretkan dimensi P5 (Gotong Royong, Kebinekaan Global, dan Nalar Kritis) sehingga pembelajaran menjadi lebih membumi bagi siswa. Penelitian menyimpulkan bahwa kunci keberhasilan transformasi kurikulum ini terletak pada kreativitas pendidik dalam menyusun bahan ajar kontekstual. Sinergi pendidikan modern dan akar budaya daerah merupakan jalan utama untuk mencetak generasi yang berwawasan global tanpa kehilangan jati diri bangsa.


