Implementasi Nilai Persatuan Indonesia dalam Menangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian

Authors

  • Frimzidant Triganda Purba Universitas Negeri Medan Author
  • Danang Ashry Arrhasyd Universitas Negeri Medan Author
  • Rajulman Sains Laia Universitas Negeri Medan Author

Keywords:

Persatuan Indonesia, Pancasila, hoaks, ujaran kebencian, literasi digital, Kota Medan

Abstract

Penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media digital menjadi tantangan bagi persatuan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah multikultural seperti Kota Medan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai Persatuan Indonesia dalam menangkal hoaks dan ujaran kebencian serta mengidentifikasi peran literasi digital dan kerukunan sosial dalam mendukung persatuan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis dokumentasi terhadap publikasi pemerintah, laporan lembaga resmi, serta penelitian ilmiah yang relevan. Data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran hoaks dan ujaran kebencian masih menjadi persoalan di ruang digital nasional. Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat 1.923 konten hoaks sepanjang tahun 2024, sedangkan pemantauan AJI Indonesia dan Monash University Indonesia menemukan bahwa serangan terhadap identitas merupakan salah satu bentuk dominan ujaran kebencian selama Pemilu 2024. Analisis menunjukkan bahwa nilai Persatuan Indonesia dapat diterapkan melalui tiga dimensi utama, yaitu tanggung jawab dalam menerima dan menyebarkan informasi, penghormatan terhadap keberagaman identitas, serta penyelesaian perbedaan melalui dialog dan musyawarah. Penguatan literasi digital dan komunikasi lintas kelompok berpotensi mendukung penerapan nilai tersebut dalam masyarakat multikultural Kota Medan. Penelitian menyimpulkan bahwa pencegahan hoaks dan ujaran kebencian memerlukan integrasi nilai Pancasila, kemampuan verifikasi informasi, dan penguatan hubungan sosial. Namun, efektivitas penerapannya di Kota Medan masih memerlukan pengujian empiris melalui penelitian lapangan.

Downloads

Published

2026-10-17

Issue

Section

Articles